Celoteh Camar Tolol

Celoteh Camar Tolol
By : Iwan Fals

Api menjalar dari sebuah kapal
Jerit ketakutan keras melebihi gemuruh gelombang yang datang
Sejuta lumba-lumba mengawasi cemas
Risau camar membawa kabar … Tampomas terbakak
Risau camar membawa salam … Tampomas 2 tenggelam

Asap kematian dan bau daging terbakar
Terus menggelepar dalam ingatan
Hati kurasa bukan takdir Tuhan
Karna aku yakin itu tak mungkin

Korbankan ratusan jiwa mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa demi peringatan manusia
Korbankan ratusan jiwa mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa demi peringatan manusia

Bukan … bukan itu, aku rasa kitapun tau
Tetapkah terjadi karna salah kita sendiri

Datangnya pertolongan yang sangat diharapkan
Bagai rindukan bulan, lamban engaku pahlawan celoteh sang camar
Bermacam alasan tak mau kami dengar
Dipelupuk mata hanya terlihat jilat api dan jerit penumpang kapal

Tampomas sebuah kapal bekas, Tampomas terbakar di laut lepas
Tampomas tuh penumpang terjun bebas, Tampomas beli lewat jalur culas
Tampomas hati siapa yang tak panas, Tampomas Tampomas Tampomas
Tampomas kasus ini wajib tuntas, Tampomas orang-orang seperti amblas
Tampomas pahlawanmu kurang tangkas
Tampomas cukup tamat bilang naas

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: