Diatas Bumi Kita Berpijak

Bersyukurlah…
Bahwa kita masih saling mendengarkan dan berkata.
Bersyukurlah bahwa,
kita masih memijakkan kaki diatas Bumi.
Menghirup nafas alamNya.

* Memandang ke atas langit…
Takjubkan hati.
Merendahkan jiwa ini… dan terilhami.
Seperti teduh sepasang mata malaikat,
yang turut menangisi isi Bumi.
Tak ubahnya desir angin yang menerpa.
(menerjang)
Kekosongan dan kesunyian hati.

Bersyukurlah bahwa kita masih saling
mendengarkan dan mendo’akan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: