Rapuh

Kularut luruh dalam keheningan hatimu.
Jatuh bersama derasnya tetes air mata.
Kau benamkan wajahmu yang berteduhkan duka.
Melagukan kepedihan didalam jiwamu.

* Tak pernah terpikirkan olehku.
Untuk tinggalkan engkau seperti ini.
Tak terbayangkan jikaku beranjak pergi.
Betapa hancur dan harunya hidupmu.

Sebenarnya ku tak ingin berada disini.
Ditempat jauh dan sepi memisahkan kita.
Kuberharap semuanya, pasti akan berbeda.
Meski tak mungkin menumbuhkan jiwa itu lagi.

( Kembali ke * )

Aku tak mengerti apa yang mungkin terjadi.
Sepenuh hatiku, aku tak mengerti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: