Archive for the ‘Padi’ Category

Angkuh

Maret 10, 2009

Em                                    D
Aku adalah seorang yang keras hati
C                                    B
Yang tak pernah merasakan kelembutan hati
Em                          D
Hingga di sini… di penantian terakhir
C
Ku berjumpa dengan engkau
B
Terpikat aku jadinya

Reff.
Em                               D
Engkaulah sang mentari yang menyinari bumi
C                                    B
Dan akan menghangatkan gairah hatiku oh.. oh…
Em                               D
Engkaulah embun pagi yang membasahi tanah
C                                   B
Dan akan menyegarkan setiap lelah jiwaku

Em D C B

Em
Lama sudah aku sendiri
D
Dituntun langkah-langkah kaki
C                                       B
Mencoba menentang kerasnya hantaman hidup
Em                  D
Aku akui aku tak mampu menahan semua
C                                       B
Meruntuhkan kerasnya… angkuhnya dinding hatiku

Em                               D
Engkaulah sang pelangi yang mewarnai langit
C                                 B
Dan akan memayungi gelisah hatiku oh.. oh…
Em                               D
Engkaulah angin malam yang menebarkan wangi
C                                B
Dan akan mengharumi hari-hari bahagiaku

Am Em C B Am B Am B

Back to Reff

Iklan

Bayangkanlah

Maret 10, 2009

Intro : Am G F E

…………Am …………G……… F……………. E
Bayangkanlah bila aku tak lagi menjadi kekasihmu
…………Am …………G……… F……………. E
Bayangkanlah bila bumi tak mampu lagi berputar
…………Am …………G……… F……………. E
Bayangkanlah bila aku terpisah jauh darimu
…………Am …………G……… …….F… …….Dm …F….. G
Bayangkanlah bila mentari tak mampu lagi menyinari dunia

Reff.
C ……………………….Fm
Dengarlah duhai kekasih
C ……………………… Eb G
Hidup tak selamanya indah
C ……………………….Fm
Renungkan wahai sahabat
C ……………………….Eb…. G… Am
Hadapilah semua yang akan terjadi.

………..Am …………G……… F……………. E
Bayangkanlah bila aku tak setia lagi kepadamu
………..Am …………G……… F……………. E
Bayangkanlah bila mata tak mampu lagi memandang
………..Am …………G……… F……………. E
Bayangkanlah bila aku terpikat hati yang lainnya
………..Am …………G……… F……………. Dm…….. F…….. G
Bayangkanlah bila cinta tak mampu lagi mendamaikan dunia

Back to Reff

Am F E Am F E C Fm C Eb G (2x)

Back to Reff.

C Fm C Fm ( 4x)

C Fm C Fm Am F E

Am…….. G…….. F …………….E
Duhai Tuhan… kuserahkan hidupku

Begitu Indah

Maret 10, 2009

Bila Cinta menggugah rasa
Begitu indah mengukir hatiku
Mengetuk jiwaku hapuskan semua gelisah

Duhai Cintaku Duhai pujaanku
Datang padaku dekat disampingku
Ku ingin  hidupku selalu dalam peluknya

Terang saja aku menantinya
Terang saja aku mendambanya
Terang saja aku merindunya
karena dia karena dia begitu indah

Duhai Cintaku  pujaan hatiku
Peluk diriku Dekaplah jiwaku
Bawa ragaku melayang memetik bintang

Terang saja aku menantinya
Terang saja aku mendambanya
Terang saja aku merindunya
karena dia karena dia begitu indah

Terang saja aku menantinya
Terang saja aku mendambanya
Terang saja aku merindunya
karena dia karena dia begitu indah

Padi Lain Dunia

Maret 10, 2009

Menjumpai hari suasana sepi
Menikmati nafas alam tak berasa
Beragam warna terbayang sekilas
Menyingkirkan luka, tanpa diminta…
Pernahkah kusadar tanpa itu semua
Dalam terang surya selalu terjaga
Memahami makna arti kenyataan
Keremangan senja selipkan hampa…
Dimana kawanku… inginku menyapa
Beri aku ruang… tempatkan diriku
Dimana kawanku… semakin menjauh
Beri aku arti… tak ingin berbeda
Kau palingkan wajah acuhkan muka
Menyamakan arti bukan suara hati
Ingin berbicara hasrat pengungkapan
Masih pantaskah aku disampingmu…

Bidadari

Maret 10, 2009

Intro : G – F – G – F (2x)

G        C               G            C         G
Aroma wangi surgawi, sirami jiwaku ini
C                Em                 F               G      F – G – F
Bagai bunga yang terindah, merekah dan tetap suci
G          C                  G                            C          G
Sribu wajah yang terlintas, hanya satu yang ada di hati
C            Em        F            Em
Janjikan ketulusan cinta abadi selamanya

Em        D                  C                 Em
Kuyakin dan pasti kau ada di benakku
D               C
Ku takkan berhenti menunggumu

Reff.
G   C       G  C         Em           F                G
Bidadari, hadirlah malam ini dalam mimpiku
C        G C             Em              F              Am
Bidadari, senyumlah kau kini sambutlah rinduku

G                 C                  G                   C                  G
Sepenggal bulan kan kembali, menjadi purnama yang terang
C            Em         F
Seterang hati dan jiwamu oh bidadariku

Back to Reff.

C  D               Em             D                 C                D
Mungkinlah aku bisa menyapamu, meraih semua imajimu
F                         F
Bercanda bercinta bersama

G   C       G  C             Em           F             G
Bidadari, hangatkan jiwaku bersama cintamu
C        G C            Em         F              Am
Bidadari, sadarkan ragaku selamatkan aku

Cahaya Mata

Maret 10, 2009

Teduhkanlah hatiku.
Lelahkanlah jiwaku.
Duhai engkau cahaya mataku.
Yang menuntun jalanku.
Yang memandu hidupku.
Yang meredupkan pedih penatku.

Tersenyumlah…
Bahagialah…
Sungguh engkau…
Yang melumpuhkan hatiku.
Yang melipurkan rinduku.
Senyuman itu menyenangkan aku.

Tersenyumlah…
Bahagialah…
Sungguh engkau…
Yang melumpuhkan hatiku.
Yang melipurkan rinduku.
Senyuman itu menyenangkan aku.

Demi Cinta

Maret 10, 2009

D                  G                                      D
Tautan waktu berjalan, iring langkah kita bersama
G                             D
Mendewasakan semua rasa, perasaan jiwa
G                                    D
Tak akan mungkin memungkiri, menyangkal arti cinta
G                               D
Biar angin menentang, pun langit terhempas

Bridge :
A                                     Em
Menyangsikan cinta dalam keras kehidupan
A                         Em                  G
Naif terlahir, kewajaran kodrati lelapkan semua

Reff.
D           A                  Em7    G on A         Asus D
Demi cinta, bersandinglah. (di dalam sisi hidupku ini)
A            Em7     G on A  Asus       D
Demi cinta berjanjilah. (melangkah kita bersama)

D                          G                               D
Perlahan kita mulai belajar, melaraskan batin
G                                D
Meluaskan ruang, tingkap pengertian
G                                     D
Tak pernah kumerasakan, penat menjadi beban
G                         A
Biar peluh mengalir, pun meski terluka

Back to Bridge

D           A            G            A
Damai… kita… bersama… sucikan cinta

Diatas Bumi Kita Berpijak

Maret 10, 2009

Bersyukurlah…
Bahwa kita masih saling mendengarkan dan berkata.
Bersyukurlah bahwa,
kita masih memijakkan kaki diatas Bumi.
Menghirup nafas alamNya.

* Memandang ke atas langit…
Takjubkan hati.
Merendahkan jiwa ini… dan terilhami.
Seperti teduh sepasang mata malaikat,
yang turut menangisi isi Bumi.
Tak ubahnya desir angin yang menerpa.
(menerjang)
Kekosongan dan kesunyian hati.

Bersyukurlah bahwa kita masih saling
mendengarkan dan mendo’akan.

Di Sini Tanpamu

Maret 10, 2009

Berjalan lagi lalui hari, warnai hitam putih hidup ini
Mencoba mencari impi jiwa
Yang tertidur dalam derasnya
Sisi dunia yang terus berputar membawa diriku

Kucoba lagi tuk berbalik menatap jejak yang sempat kuukir
Namun ternyata aku tertinggal
Dari langkah-langkah yang berlalu cepat
Meninggalkan diriku sendiri dalam sunyiku

Reff.
Dan aku tak ingin di sini tanpamu
Menanti waktu yang berlalu
Membawa ke batas nanti yang kurasa
Takkan mungkin kutemui selamanya tanpa dirimu di sisiku

Begitu rupa cobaan kutemui
Mencoba menghempasku ke jalan penuh liku
Dan kuanggap itu semua
Bagian dari cerita hidupku yang takkan berakhir

Hitam

Maret 10, 2009

Oh jiwaku…
Dimanakah Aku kini.
Kau bawa Aku melintasi tempat yang tinggi.
Oh tubuhku…
Mengapakah Engkau kini masih membisu.
Tak kunjung bicara padaku.

Oh…
Ceritakanlah padaku, apa yang mengeruhkan,
hati dan jiwaku…
Tolonglah…
Kau tuntunkan Aku lagi…
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku.

Penuntun jiwaku…
Luruskanlah hatiku…
Seandainya aku tahu apa yang akan terjadi nanti.

Aku masih terus melayang,
bersandingkan langit hitam…
Masih melayang.
Terus melayang.

Oh…
Ceritakanlah padaku, apa yang mengeruhkan,
hati dan jiwaku…
Tolonglah…
Kau tuntunkan Aku lagi…
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku.

Tak perlu kutangisi.
Kupasrahkan sekuat hati.
Saat jiwa terlepas…
Saat jiwa terlepas…